Prosedur Pengoperasian Genset Diesel yang Benar dan Aman

Salah satu cara untuk menjaga performa genset diesel Anda adalah dengan mengoperasikan mesin tersebut sesuai dengan prosedur. Selain menjaga performa, mengoperasikan mesin ini sesuai prosedur membuat Anda tetap aman. Tidak perlu bingung jika ini adalah pertama kalinya Anda mengoperasikan genset. Berikut ini langkah-langkah mengoperasikan genset yang baik, benar, serta aman. 

Periksa Bahan Bakar 

Pastikan bahan bakar mencukupi saat genset dioperasikan. Tambah bahan bakar jika dirasa kurang. Jangan biarkan genset bekerja dengan kekurangan bahan bakar karena akan merusak mesin. Yang paling penting, jangan tambahkan bahan bakar saat genset sudah dioperasikan. Karena itu lakukan pemeriksaan sebelum genset dinyalakan.  

Periksa Radiator dan Komponen Lainnya

Setelah memastikan bahan bakar sudah sesuai prosedur, periksa radiator dan komponen lainnya, air accu, oli, dan kabel. Tambahkan air radiator jika diperlukan. Anda pun perlu mengganti oli jika sudah tampak hitam atau kotor. Pastikan jika kabel genset diesel masih dalam keadaan baik dan tidak ada yang terkelupas serta sudah terpasang pada posisi yang benar.  

Warming Up 

Jika semua sudah siap, Anda boleh menyalakan genset. Buka box panel kemudian nyalakan dengan menekan tombol power ke posisi on. Ada baiknya melakukan proses warming up atau pemanasan terlebih dahulu setidaknya 10 menit. Proses ini akan memperlancar sirkulasi mesin dan komponen genset sebelum dioperasikan. Anda bisa melakukan proses pemeriksaan kembali sembari menunggu proses warming up selesai. Pastikan jika komponennya tidak bermasalah baik saat posisi mati ataupun menyala. 

Gunakan Untuk Menambah Daya Listrik

Setelah proses warming up selama 10 dan komponen dalam kondisi baik, Anda bisa mulai menekan atau memutar tuas kunci secara perlahan. Putar hingga penuh dan tahan hingga genset menyala. Tunggu hingga kondisi mesin stabil kemudian alirkan listrik ke dalam instalasi. 

Matikan Genset 

Segera matikan genset jika sudah selesai digunakan. Jangan langsung mematikan mesin saat panas karena dapat merusak komponennya. Periksa semua komponen listrik dan putuskan semua sambungan dengan aliran daya listrik. Setelah itu, turunkan breaker atau beban terlebih dahulu. Tunggu setidaknya sekitar 5 menit untuk proses pendinginan atau cooling down. Barulah setelah itu Anda bisa mematikan mesin.  

Simpan 

Simpan genset ditempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Pastikan tempat tersebut aman dari air dan tidak terlalu lembab. Air dan udara yang lembab dapat merusak komponen sehingga genset tidak akan bisa menyala. Lakukan pula proses warming up setidaknya 3 hari sekali walaupun genset sedang tidak digunakan. Hal ini dilakukan untuk menjaga sirkulasi komponen genset tersebut sehingga tetap mudah saat dinyalakan sewaktu-waktu.  

Lakukan prosedur ini setiap kali Anda akan menyalakan dan mematikan genset. Dengan begitu, performa genset diesel Anda akan tetap terjaga. Anda pun bisa menggunakan genset tersebut selama beberapa tahun serta meminimalisir kerusakan parah.